Site icon Pandangan Rakyat

200 Mahasiswa UNAIR Siap Angkat Potensi Madiun lewat KKN-BBK

Madiun, PANDANGANRAKYAT.COM – Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya menerjunkan sebanyak 200 mahasiswa KKN-BBK (Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Komunitas) ke-8 dengan tujuan 20 desa di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

“Konsep KKN-BBK saat ini sudah diubah, di mana para mahasiswa harus mempunyai program unggulan dan inovasi untuk pembangunan berkelanjutan di daerah tujuan, khususnya di Kabupaten Madiun,” ujar Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Universitas Airlangga Heri Purna Basuki dalam kegiatan penyambutan Mahasiswa KKN-BBK ke-8 UNAIR di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Kabupaten Madiun, Senin.

Menurut dia KKN-BBK menjadi ajang aktualisasi mahasiswa setempat untuk belajar bersama masyarakat secara langsung, mengidentifikasi masalah di lapangan, menemukan solusi, sekaligus mengangkat potensi lokal agar maju.

“Dalam kesempatan ini, kami mengantarkan dan melepaskan kalian ke Madiun untuk berkarya di sini,” kata Heri.

Bupati Madiun Hari Wuryanto saat menerima ratusan mahasiswa KKN UNAIR menyatakan Kabupaten Madiun memiliki potensi unggulan di bidang pertanian, peternakan, UMKM, kerajinan, dan pariwisata. Diharapkan potensi tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi melalui inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan potensi desa.

“KKN-BBK merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu, pemberdayaan masyarakat, serta pembentukan kepekaan sosial,” kata Bupati Hari Wuryanto.

Selama di Kabupaten Madiun, 200 mahasiswa tersebut akan menjalani KKN yang terbagi di 20 desa di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Gemarang, Saradan, dan Wungu.

Adapun 20 desa tersebut di antaranya, Desa Nampu, Sebayi, Tawangrejo, dan Winong untuk Kecamatan Gemarang; Kecamatan Saradan meliputi Desa Sumbersari, Bener, Pajaran, Ngepeh, Bongsopotro, Sambirejo, Bandungan, dan Tulung; serta Kecamatan Wungu meliputi Desa Tempursari, Sobrah, Nglambangan, Bantengan, Mojorayung, Sidorejo, Pilangrejo, dan Nglanduk.

Bupati berharap KKN-BBK ini tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui program yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa, mampu mendorong kesejahteraan masyarakat, serta memotivasi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.

Bupati Madiun juga berpesan kepada para mahasiswa untuk menghormati adat dan budaya setempat, memberikan solusi atas permasalahan desa, menjaga etika, sopan santun, dan menjaga nama baik universitas.

Pihaknya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Universitas Airlangga atas kepercayaan menempatkan mahasiswa KKN-BBK ke-8 di Kabupaten Madiun. Sesuai jadwal, KKN-BBK ke-8 dilaksanakan mulai tanggal 13 Juli sampai dengan 8 Agustus 2026. ham

Exit mobile version