Jatim, PANDANGANRAKYAT.COM Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025 yang diselenggarakan Tempo Media Group bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (1/12/2025) malam di Jakarta.
Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu menunjukkan kinerja unggul sepanjang tahun 2025.
Dalam ajang yang telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan ini, Kemendagri memberikan total 57 penghargaan kepada pemerintah daerah dari berbagai kategori kinerja. Jawa Timur terpilih sebagai penerima apresiasi untuk kategori Penyerapan Tenaga Kerja Tingkat Provinsi dengan Fiskal Tinggi. Indikator ini mencerminkan kemampuan daerah menjaga dinamika pasar tenaga kerja tetap tumbuh positif.
Berdasarkan penilaian, Jawa Timur berhasil meningkatkan tingkat kesempatan kerja sebesar 0,31 persen dan melampaui batas bawah kesempatan kerja hingga 0,46 persen. Capaian ini menegaskan efektivitas kebijakan ketenagakerjaan sekaligus mengukuhkan peran strategis Jatim sebagai pusat ekonomi yang terus berkembang dan menjadi rujukan nasional.
Penghargaan diserahkan Menteri Tenaga Kerja RI, Yassierli, kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian. Dalam kesempatan itu, Menaker menyampaikan apresiasi atas komitmen Jawa Timur dalam memperluas lapangan kerja dan mempertahankan iklim ekonomi yang kondusif.
Selain penghargaan tingkat provinsi, sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur juga meraih prestasi di berbagai kategori. Kabupaten Gresik mendapatkan penghargaan Penyerapan Tenaga Kerja Tingkat Kabupaten dengan Fiskal Sedang serta kategori Peningkatan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan.
Kota Malang meraih penghargaan kategori Penyerapan Tenaga Kerja Tingkat Kota dengan Fiskal Sedang sekaligus penghargaan Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fiskal Sedang. Kabupaten Banyuwangi juga memperoleh apresiasi untuk kategori Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan Fiskal Total. Kabupaten Magetan meraih penghargaan Pengendalian Inflasi, sementara Kota Probolinggo mendapatkan pengakuan nasional untuk Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan Masyarakat dengan Fiskal Rendah.
Direktur Utama PT Tempo Group, Arif Zulkifli, menegaskan bahwa tantangan penilaian pada tahun ini menjadi lebih menarik karena mayoritas kepala daerah yang dinilai merupakan hasil Pilkada langsung. “Dengan masa jabatan yang sudah berjalan setahun atau lebih, kinerja mereka kini lebih mudah diukur dan diamati secara objektif,” ujarnya.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan instrumen penting untuk meningkatkan kepercayaan publik kepada pemerintah daerah.
Menurutnya, kompetisi antardaerah akan mendorong percepatan perbaikan pelayanan publik serta penguatan tata kelola pemerintahan.
Dengan capaian ini, Jawa Timur kembali membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu provinsi dengan kinerja pemerintahan terbaik di Indonesia. Penghargaan tersebut juga menjadi penanda efektivitas berbagai kebijakan berbasis kesejahteraan yang terus digalakkan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur. (*)



