Pandanganrakyat.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Universitas Negeri Surabaya dengan menyiapkan ribuan paket makanan berbuka puasa bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Program sosial yang digelar kampus yang dikenal dengan sebutan “Rumah Para Juara” ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap warga sekitar, sekaligus upaya menebar kebahagiaan di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah.

Kegiatan berbagi makanan tersebut dilaksanakan secara konsisten selama 22 hari penuh, terhitung sejak 21 Februari hingga 14 Maret 2026. Selama periode tersebut, ribuan porsi takjil dan makanan berbuka disediakan setiap harinya untuk mahasiswa, warga sekitar kampus, hingga para musafir yang melintas di kawasan kampus Unesa. Program ini menjadi agenda tahunan yang terus dipertahankan oleh pihak universitas sebagai bentuk kontribusi sosial kepada masyarakat.

Wakil Rektor II Unesa, Bachtiar Syaiful Bachri menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar rutinitas berbagi makanan selama Ramadan, melainkan bagian dari upaya institusi untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang berada di sekitar lingkungan kampus. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk mempererat solidaritas sosial sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat.

Ia menuturkan bahwa program berbagi ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari masyarakat sekitar kampus yang setiap hari berinteraksi dengan civitas akademika, mahasiswa yang masih tinggal di asrama maupun rumah kos, hingga para musafir yang sedang dalam perjalanan. Dengan adanya kegiatan ini, Unesa berharap dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menghadirkan suasana Ramadan yang lebih hangat dan penuh kebersamaan.

Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Bachtiar mengungkapkan bahwa ketika kegiatan ini pertama kali digelar pada 2015, jumlah makanan yang disediakan hanya sekitar 500 porsi per hari. Namun seiring waktu, minat masyarakat semakin besar sehingga jumlah porsi yang disiapkan terus bertambah hingga kini mencapai rata-rata sekitar 4.500 porsi setiap harinya.

Jika dihitung secara keseluruhan selama 22 hari pelaksanaan, jumlah makanan yang dibagikan mencapai angka yang sangat besar, yakni sekitar 99.000 porsi. Ia mengaku bersyukur karena seluruh makanan yang disiapkan hampir selalu habis setiap hari. Bahkan setelah waktu berbuka berlalu, masih banyak pengemudi ojek online yang datang setelah menyelesaikan pekerjaan mereka dan turut menikmati makanan yang disediakan oleh pihak kampus.

Di balik distribusi puluhan ribu porsi makanan tersebut, terdapat pengelolaan logistik yang tidak sedikit. Wakil Rektor IV Unesa, Dwi Cahyo Kartiko menjelaskan bahwa selama pelaksanaan program berbagi Ramadan tahun ini, pihak kampus telah menyiapkan berbagai bahan makanan dalam jumlah besar untuk memastikan kebutuhan ribuan penerima manfaat dapat terpenuhi.

Berdasarkan data yang dihimpun selama 22 hari kegiatan berlangsung, Unesa tercatat telah menyalurkan sekitar 7,7 ton beras sebagai bahan makanan utama. Selain itu, untuk menu lauk disediakan sekitar 3,3 ton daging sapi serta 1,2 ton telur. Tak hanya itu, kampus juga menyiapkan 16,2 ton buah-buahan, sekitar 2,67 ton kurma, serta lebih dari dua ribu dus air minum guna melengkapi hidangan berbuka puasa bagi para penerima manfaat.