Pandanganrakyat.com – Volume kendaraan pemudik yang melintasi ruas tol Gempol–Pasuruan mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang Lebaran 2026. PT Jasamarga Gempol Pasuruan mencatat sebanyak 96.438 kendaraan telah melintas pada periode H-10 hingga H-6 Lebaran atau pada 11–15 Maret 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 6,33 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 90.698 kendaraan. Selain itu, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang mencapai 91.260 kendaraan, angka tersebut juga meningkat sekitar 5,67 persen.
Peningkatan volume kendaraan terlihat merata di sejumlah gerbang tol yang berada di ruas Gempol–Pasuruan. Di Gerbang Tol Bangil, misalnya, jumlah kendaraan yang keluar tercatat sebanyak 8.768 unit atau meningkat sekitar 9,27 persen dari kondisi normal sebanyak 8.024 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang masuk melalui gerbang tol tersebut mencapai 9.122 unit atau naik 9,93 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 8.298 kendaraan.
Kondisi serupa juga terjadi di Gerbang Tol Rembang, di mana kendaraan keluar tercatat sebanyak 7.951 unit atau mengalami kenaikan sekitar 2,11 persen dari kondisi normal. Sedangkan kendaraan yang masuk mencapai 7.891 unit atau meningkat 2,48 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Lonjakan arus kendaraan juga tercatat di Gerbang Tol Pasuruan. Untuk kendaraan keluar, jumlahnya mencapai 21.834 unit atau meningkat 9,04 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 20.024 kendaraan. Sementara kendaraan yang masuk tercatat sebanyak 22.545 unit atau naik 7,47 persen dari lalu lintas normal sebesar 20.977 kendaraan.
Di sisi lain, Gerbang Tol Grati yang merupakan titik paling timur pada ruas tersebut juga mencatat peningkatan volume kendaraan. Sebanyak 7.133 kendaraan tercatat keluar melalui gerbang ini atau naik 5,89 persen dari kondisi normal. Sementara itu, kendaraan yang masuk mencapai 11.194 unit atau mengalami kenaikan tipis sebesar 0,38 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Pihak Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik guna menghindari kendala selama arus mudik. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat, termasuk mengecek bahan bakar dan daya kendaraan.
Selain itu, pengguna jalan tol juga diingatkan untuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi serta membawa perbekalan yang cukup selama perjalanan.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan layanan informasi melalui pusat layanan 24 jam Jasa Marga di nomor 133 maupun aplikasi Travoy yang tersedia di perangkat iOS dan Android.
Peningkatan arus kendaraan ini diperkirakan akan terus terjadi seiring mendekatnya puncak arus mudik Lebaran 2026, sehingga masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang demi kenyamanan dan keselamatan di jalan.
Ikuti Kami