Pandanganrakyat.com – Ketegangan geopolitik global yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat mulai mendapat perhatian terhadap iklim investasi di Jawa Timur. Meski demikian, pemerintah daerah tetap optimistis target investasi tahun 2026 dapat tercapai.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati, menyebutkan bahwa target investasi Jawa Timur pada 2026 ditetapkan sebesar Rp147,7 triliun. Angka tersebut diharapkan minimal dapat menyamai, bahkan melampaui capaian investasi tahun sebelumnya.

Menurutnya, kondisi geopolitik global yang memanas memang berpotensi memengaruhi psikologis investor, terutama untuk investasi dalam skala besar. Namun hingga saat ini, dampak langsung terhadap realisasi investasi di Jawa Timur dinilai belum signifikan.

Hal ini dikarenakan sebagian besar investasi yang berjalan pada tahun 2026 merupakan kelanjutan dari komitmen investor yang telah masuk sejak tahun 2025. Dengan demikian, proyek-proyek yang sudah berjalan tetap berlanjut meskipun situasi global sedang tidak menentu.

Meski begitu, Dyah mengakui bahwa investor besar cenderung mengambil sikap hati-hati atau wait and see dalam menghadapi ketidakpastian global. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kini mendorong penguatan investasi dari sektor kecil dan menengah.

Menurutnya, menjaga kepercayaan investor skala kecil menjadi langkah strategis agar arus investasi tetap terjaga. Pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan pelayanan maksimal serta menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi para pelaku usaha.

Selain itu, Pemprov Jatim menegaskan akan terus menjaga stabilitas dan keamanan iklim investasi sebagai faktor utama dalam menarik minat investor baru sekaligus mempertahankan investor lama.

Adapun sejumlah sektor yang masih menjadi unggulan investasi di Jawa Timur antara lain industri makanan, industri kimia, industri aluminium, smelter, serta berbagai sektor industri logam lainnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah optimistis iklim investasi di Jawa Timur tetap kondusif meskipun di tengah dinamika geopolitik global.