Pandanganrakyat.com – RSUD Dr. Soetomo memastikan seluruh layanan kesehatan tetap berjalan optimal selama periode libur panjang Lebaran dan Hari Raya Nyepi 2026. Persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, pelayanan medis, hingga ketersediaan obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan pasien selama masa liburan.
Direktur Utama RSUD Dr Soetomo, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, menjelaskan bahwa rumah sakit telah menyiapkan sekitar tujuh ribu tenaga kesehatan dan tenaga pendukung yang akan tetap bertugas selama libur panjang tersebut. Penyiapan personel ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan kesehatan tetap dapat diakses masyarakat tanpa gangguan.
Menurutnya, tenaga medis yang disiagakan terdiri dari berbagai profesi yang terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan. Mereka meliputi dokter spesialis yang bertugas langsung di rumah sakit maupun dokter spesialis yang bersiaga secara on call, dokter peserta program pendidikan dokter spesialis, dokter umum, serta tenaga keperawatan di berbagai unit layanan.
Selain itu, rumah sakit juga menyiapkan petugas di sejumlah unit penting seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), unit perawatan intensif atau ICU, unit perawatan intensif neonatal (NICU), serta perawat yang bertugas di ruang operasi dan layanan anestesi. Tenaga pendukung lainnya seperti radiografer, petugas farmasi, call taker, transporter pasien, petugas registrasi hingga kasir juga tetap disiagakan untuk mendukung kelancaran operasional rumah sakit.
Cita menuturkan bahwa selain kesiapan tenaga medis, pihak rumah sakit juga memberikan perhatian khusus pada ketersediaan obat-obatan. Hal ini dilakukan agar pasien yang membutuhkan pengobatan tetap dapat memperoleh layanan dengan baik, baik pasien yang menjalani pengobatan rutin maupun pasien yang datang dengan kondisi darurat selama masa liburan.
Meski layanan farmasi tetap beroperasi, pihak rumah sakit mengimbau pasien yang rutin melakukan kontrol atau terapi agar mengambil obat lebih awal sebelum masa libur panjang dimulai. Langkah ini diharapkan dapat membantu pasien menjaga kestabilan kondisi kesehatannya tanpa harus menunggu hingga masa libur berakhir.
Sementara itu, pasien yang membutuhkan layanan obat di tengah masa liburan tetap dapat dilayani karena instalasi farmasi akan tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Jawa Timur serta beberapa daerah di kawasan Indonesia timur, RSUD Dr Soetomo juga memastikan sistem rujukan terpadu tetap berjalan selama masa liburan. Hal ini penting untuk menjamin pasien yang dirujuk dari berbagai daerah tetap mendapatkan pelayanan medis yang cepat dan tepat.
Cita menegaskan bahwa layanan Instalasi Gawat Darurat di rumah sakit tersebut akan tetap beroperasi selama 24 jam penuh untuk menangani berbagai kasus darurat yang membutuhkan penanganan segera.
Selain layanan darurat, rumah sakit juga tetap menyediakan pelayanan tindakan operasi apabila terdapat kondisi medis tertentu yang memerlukan penanganan cepat. Namun demikian, penjadwalan operasi akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan standar pelayanan medis yang berlaku agar proses penanganan tetap berjalan optimal.
Di sisi lain, pihak rumah sakit juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama masa libur Lebaran dan Nyepi. Perubahan pola aktivitas serta pola makan yang sering terjadi selama liburan berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Berdasarkan pengalaman pada periode libur Lebaran sebelumnya, pihak rumah sakit mencatat bahwa kasus penyakit metabolik justru lebih banyak ditemukan dibandingkan kasus kecelakaan. Beberapa penyakit yang sering muncul antara lain diabetes, hipertensi, serta gangguan metabolik lainnya.
Selain itu, gangguan kesehatan seperti kelainan darah serta masalah pada sistem pencernaan seperti diare dan muntah juga kerap terjadi akibat perubahan pola makan yang drastis.
Cita menjelaskan bahwa konsumsi makanan yang tinggi gula, santan, serta lemak secara berlebihan dapat memicu peningkatan penyakit metabolik. Kondisi ini juga dapat memperburuk keadaan pasien yang sebelumnya telah memiliki riwayat penyakit tertentu.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga pola makan yang seimbang, mengontrol konsumsi makanan, serta tetap memantau kondisi kesehatan selama masa libur panjang agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.
Ikuti Kami