Maluku – PANDANGANRAKYAT.COM – Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dinilai memiliki potensi untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Maluku. Ketersediaan energi yang lebih terjangkau dan berkelanjutan dapat menjadi salah satu faktor pendukung bagi pelaku usaha dalam meningkatkan produktivitas dan mengembangkan kegiatan usahanya.
Direktur Artaloka, Dodik Kurniawan, mengatakan pengembangan energi surya perlu dilihat tidak hanya dari sisi penyediaan listrik, tetapi juga dari manfaatnya bagi aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya UMKM.
“PLTS memiliki potensi besar untuk mendukung UMKM di Maluku. Energi yang tersedia secara lebih mandiri dapat membantu pelaku usaha menjalankan kegiatan produksi sekaligus membuka peluang pengembangan usaha,” ujar Dodik.
Menurutnya, karakteristik wilayah Maluku yang terdiri atas banyak pulau membuat ketersediaan energi menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong pemerataan kegiatan ekonomi. Pemanfaatan energi surya dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendukung kebutuhan listrik di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan akses energi.
Dodik menilai pengembangan PLTS juga perlu diintegrasikan dengan kebutuhan nyata pelaku UMKM. Penggunaan listrik, kata dia, harus diarahkan untuk mendukung kegiatan produktif, seperti pengolahan hasil pertanian dan perikanan, penyimpanan produk, usaha kuliner, hingga kegiatan ekonomi berbasis teknologi digital.
“Yang penting bukan hanya membangun infrastrukturnya, tetapi memastikan energi tersebut benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat. UMKM harus menjadi bagian dari ekosistem pengembangan energi bersih,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan PLTS untuk UMKM membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, penyedia teknologi, dan masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, pemanfaatan energi surya diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas dan akses pasar bagi UMKM.
Selain membantu kebutuhan energi, pemanfaatan PLTS juga dinilai dapat mendukung transisi menuju kegiatan ekonomi yang lebih ramah lingkungan. Bagi UMKM, efisiensi penggunaan energi dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing usaha dalam jangka panjang.
“Energi bersih dan pengembangan UMKM seharusnya bisa berjalan bersama. Ketika akses energi semakin baik, masyarakat memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan menciptakan nilai ekonomi di daerah,” ujar Dodik.
Pengembangan PLTS di Maluku pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan penyediaan infrastruktur energi, tetapi juga dapat diarahkan sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan perencanaan yang tepat, energi surya berpotensi mendukung tumbuhnya UMKM sekaligus memperkuat ekonomi lokal di berbagai wilayah Maluku.

