Lamongan – Pandanganrakyat.com – Nama Suwarto dikenal oleh sebagian masyarakat di Kecamatan Mantup sebagai sosok yang memiliki pengalaman dalam penanganan dan penebangan pohon-pohon tua, termasuk pohon yang berada di kawasan punden desa.
Pekerjaan tersebut dilakukan bukan semata-mata untuk menebang pohon, melainkan sebagai upaya mengurangi risiko yang dapat membahayakan masyarakat. Pohon-pohon berusia tua yang mengalami pelapukan, keropos, atau berpotensi tumbang saat cuaca ekstrem sering kali menjadi perhatian warga dan pemerintah desa.
Suwarto menjelaskan bahwa setiap penanganan pohon punden memerlukan pertimbangan yang matang. Selain faktor keselamatan, keberadaan punden sebagai bagian dari warisan budaya dan sejarah desa juga harus dihormati.
“Yang menjadi prioritas adalah keselamatan warga. Jika pohon sudah berisiko tumbang dan membahayakan lingkungan sekitar, maka perlu dilakukan penanganan yang tepat,” ujarnya.
Menurut warga setempat, keahlian Suwarto dalam menentukan arah tumbang pohon serta pengalamannya menangani pohon berukuran besar membuat jasanya kerap dibutuhkan. Proses penebangan biasanya dilakukan dengan perencanaan yang cermat untuk menghindari kerusakan pada bangunan, fasilitas umum, maupun lingkungan sekitar.
Keberadaan pohon-pohon besar di area punden memang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Namun ketika kondisinya sudah membahayakan, langkah penataan dan penebangan sering kali menjadi pilihan demi melindungi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Melalui pengalaman yang dimilikinya, Suwarto terus menjalankan profesinya dengan mengedepankan keselamatan kerja dan kepentingan warga. Ia berharap setiap penanganan pohon tua dapat dilakukan secara bijaksana, sehingga keselamatan masyarakat tetap terjaga tanpa mengabaikan nilai budaya yang ada.

