Site icon Pandangan Rakyat

Antrean BBM di Sejumlah SPBU di Gresik Panjang, Beberapa bahkan Kosong

Gresik, PANDANGANRAKYAT.COM – Pengisian BBM jenis Pertalite untuk kendaraan roda dua diwarnai antrian panjang di SPBU 54.611.15, Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, dekat Bank BNI, pada Kamis (11/6/2026).

Selain itu, petugas pengisian untuk jenis BBM Pertalite juga hanya seorang. Padahal, idealnya dilayani dua orang petugas untuk mengisi Pertalite.

Antrian panjang BBM subsidi tersebut membuat masyarakat resah.

Sebab masyarakat harus menunggu lebih dari 15 menit untuk mendapat 2 liter Pertalite.

“Akibatnya pengiriman paket menjadi telat, sebab antri panjang mengisi bensin pertalite (BBM),” kata Viky, pengirim paket Shopee.

Lebih lanjut, Viky mengaku heran beberapa SPBU di Kota Gresik kehabisan BBM subsidi jenis Pertalite.

Seperti di SPBU Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, samping kantor Cabang PLN Gresik, kemudian di SPBU 54.611.15 Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, juga kosong.

“Aneh, kenapa ada keterlambatan pengiriman BBM subsidi Pertalite. Seharusnya, pengiriman lancar dan tidak terlambat, sebab data stok selalu bisa dikontrol,” katanya.

Dari antrian panjang pengisian BBM subsidi Pertalite tersebut, Viky berharap agar Pertamina menambah petugas dan memperlancar pengiriman BBM subsidi Pertalite.

“Kalau bisa pengiriman BBM subsidi Pertalite tidak telat di SPBU, sehingga masyarakat tidak menumpuk antri di satu SPBU,” katanya.

Sedangkan, masyarakat enggan mengisi BBM non subsidi jenis Pertamax karena harganya sudah naik menjadi Rp16.250 per liter, yang sebelumnya hanya Rp12.300 per liter. Sehingga, selisih Rp3.950 per liter.

“Mau beli Pertamax mahal setelah naik menjadi Rp 16.250 per liter,” katanya. ham

Exit mobile version