Jakarta, PANDANGANRAKYAT.COM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhamad Sarmuji menegaskan Bupati Pemalang periode 2025-2030, Anom Widiyantoro bukan kader partainya.
Anom kini tengah menjalani proses hukum usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa pemerasan di wilayahnya. Menurut Sarmuji, Anom hanyalah sosok yang berlatarbelakang profesional, dan ikut diusung Golkar pada Pilkada Pemalang 2024.
“Kalau Pak Anom, Pak Anom itu sebenarnya adalah orang profesional ya, awalnya dari pejabat BUMN,” kata Sarmuji usai menghadiri pelatihan kader di kantor partai, Jakarta, Senin (3/8).
Dia mengatakan yang merupakan kader partai Golkar adalah Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes. Wabup tersebut, katanya, saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kabupaten Pemalang.
“Justru yang kader Partai Golkar yang di struktur itu sebenarnya adalah wakil bupatinya. Wakil bupati adalah Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kabupaten Pemalang,” katanya.
Meski begitu, dia menegaskan Partai Golkar bertanggung jawab terhadap setiap kepala daerah yang ikut diusung partainya.
Menurut Sarmuji, Partai Golkar akan terus berupaya mengingatkan para kepala daerah tak berurusan dengan hukum, termasuk korupsi.
“Mulai dari imbauan, instruksi, memberikan masukan, bahkan mungkin pelatihan-pelatihan sudah dilakukan lah, usaha-usaha untuk memagari setiap anggota yang menjadi pejabat publik baik di pusat maupun di daerah,” katanya.
KPK telah melakukan penahanan terhadap empat orang dalam kasus dugaan korupsi berupa pemerasan di wilayah Pemerintah Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah.
Mereka ialah Bupati Pemalang periode 2025-2030, Anom Widiyantoro; orang kepercayaan Anom, Mohamad Haris alias Gus Haris; Anggota Polri yang berdinas di KPK sebagai staf administrasi lembaga, Setya Budi Dias Oktavianto; dan ayah Dias yakni Lilik Budi Suprianto (swasta). Dias diketahui juga merupakan ajudan pimpinan KPK.
Kasus ini dibongkar KPK lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pemalang, Purworejo, dan Jakarta pada Selasa, 28 Juli 2026. ham

