Site icon Pandangan Rakyat

Jawab Tantangan PTN, Kampus Harus Mampu Bersaing Global Tanpa Meninggalkan Rakyat Kecil

Surabaya, PANDANGANRAKYAT.COM – Di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, perguruan tinggi negeri (PTN) dituntut memiliki visi yang jelas, kepemimpinan yang kreatif, serta keberanian melakukan transformasi.

Menurut Hendra, seorang warga yang mengaku sebagai rakyat biasa, tantangan yang dihadapi PTN saat ini bukan hanya mengejar prestasi internasional, tetapi juga menjaga independensi akademik dan memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

“PTN tidak cukup hanya mengejar peringkat dunia. Yang lebih penting adalah bagaimana kampus mampu menghasilkan lulusan berkualitas, riset yang bermanfaat, dan tetap menjadi tempat yang dapat diakses oleh masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi,” ujar Hendra, Senin (13/7).

Ia menilai, daya saing global harus dibangun melalui peningkatan kualitas pendidikan, riset, inovasi, dan kolaborasi internasional. Namun, upaya tersebut tidak boleh mengorbankan kebebasan akademik maupun fungsi sosial perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan.

Pandangan ini sejalan dengan arah penguatan perguruan tinggi yang menekankan mutu riset, dampak sosial, serta akuntabilitas publik, bukan semata-mata mengejar peringkat internasional.

Selain itu, Hendra menegaskan bahwa akses pendidikan tinggi harus tetap menjadi prioritas.

Menurutnya, masyarakat kecil harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas melalui sistem pembiayaan yang adil, beasiswa yang memadai, serta kebijakan yang berpihak pada pemerataan kesempatan belajar.

“Jangan sampai kampus hebat hanya bisa dinikmati oleh mereka yang mampu secara ekonomi. Pendidikan tinggi adalah investasi bangsa, sehingga semua anak Indonesia berhak memperoleh kesempatan yang sama,” katanya.

Hendra juga berharap para pemimpin PTN memiliki visi yang mampu menjawab tantangan masa depan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menciptakan ekosistem akademik yang inovatif.

Ia menilai, kreativitas dalam tata kelola, pengembangan kurikulum, dan kemitraan dengan dunia industri maupun komunitas internasional menjadi kunci agar PTN mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi persaingan global, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upaya menuju perguruan tinggi berkelas dunia juga dinilai perlu tetap berakar pada peningkatan mutu riset, tata kelola, dan kontribusi bagi pembangunan nasional.

Bagi Hendra, keberhasilan PTN bukan hanya diukur dari pengakuan internasional, tetapi juga dari kemampuannya melahirkan generasi yang berintegritas, inovatif, serta membawa perubahan positif bagi bangsa.

“Kampus yang maju adalah kampus yang mampu mendunia tanpa melupakan rakyatnya,” tutupnya. ham

Exit mobile version