Site icon Pandangan Rakyat

Jelang Tahun Ajaran Baru, Toko Seragam Ramai Dipadati Pembeli

Surabaya, PANDANGANRAKYAT.COM – Kurang dari sepekan, tahun ajaran baru 2026-2027 akan dimulai. Sejumlah orang tua ramai-ramai mendatangi toko seragam untuk membeli keperluan seragam baru untuk anak-anaknya.

Seperti yang terjadi di salah satu toko seragam di wilayah Pandegiling, Surabaya. Tampak sejumlah pengunjung datang silih berganti untuk membeli kelengkapan seragam. Mereka memilih berbagai jenis seragam sekolah, mulai tingkat SD, SMP hingga SMA.

Salah seorang pembeli, Yuni (32), mengaku sengaja datang membeli seragam baru untuk anaknya yang akan naik ke kelas 3 SD. Sebab seragam lama sudah tidak lagi muat dikenakan.

“Cari yang ukuran baru karena anaknya tambah tinggi, jadi harus ganti. Beli langsung lengkap seragam merah putih sama pramuka,” ujar Yuni, Selasa (7/7/2026).

Sementara itu, pemilik toko seragam dan perlengkapan sekolah, Solahuddin (76), menyebut lonjakan pembeli mulai terasa sejak dua hari terakhir. Menurutnya, toko biasanya akan semakin ramai saat hari pertama masuk sekolah kian dekat.

“Sudah dua hari ini ramai. Biasanya makin ramai kalau sudah mepet masuk sekolah. Yang beli di sini nggak hanya dari Surabaya, ada yang dari Gresik, Sidoarjo juga,” ujar Solahuddin.

Selain seragam SD hingga SMA, tokonya juga menjual kemeja putih, celana, dan rok hitam yang banyak dicari mahasiswa baru untuk kebutuhan masa orientasi.

Hal yang juga terjadi di toko seragam sekolah di pasar Tanjung, Jember. Sejumlah pembeli datang silih berganti dari pagi hingga sore untuk membeli keperluan seragam sekolah jelang dimulainya tahun ajaran baru.

Seragam putih merah untuk siswa sekolah dasar menjadi produk yang paling banyak dicari. 

Selain itu, seragam pramuka juga mengalami peningkatan permintaan menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar.

Pengelola toko, Masturi, mengungkapkan penjualan seragam sekolah meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, seragam sekolah dasar menjadi produk dengan permintaan tertinggi menjelang tahun ajaran baru.

“Yang paling banyak dibeli seragam putih merah. SD yang paling banyak,” kata Masturi.

Pedagang memperkirakan lonjakan pembeli masih akan terus berlangsung hingga menjelang hari pertama masuk sekolah.

Kendati demikian, tak jarang orang tua lebih memilih membeli seragam baru untuk anak-anaknya dengan memanfaatkan teknologi dengan berbelanja secara online.

Liyanto, salah satu pedagang di kawasan Kebondalem, Purwokerto mengakui adanya kenaikan omzet sekitar 50 persen menjelang tahun ajaran baru dibanding hari biasa. Namun, angka ini jauh menurun jika dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Kondisinya jauh berbeda. Sekarang masyarakat lebih memilih belanja online. Dulu, seminggu sebelum sekolah masuk, toko sudah penuh sesak. Sekarang tidak lagi,” kata Liyanto. 

Selain persaingan digital, aturan sekolah yang melonggarkan pembelian seragam turut memengaruhi pasar. “Kini, sekolah umumnya hanya mewajibkan pembelian seragam batik dan olahraga di sekolah, sisanya orang tua dibebaskan membeli sendiri,” tambah Liyanto yang menjual satu setel seragam mulai dari Rp100 ribu ini. ham

Exit mobile version