Jakarta, PANDANGANRAKYAT.COM – Penyerang tim nasional Portugal Goncalo Ramos mencetak gol penentu yang mengantar Portugal menekuk Kroasia 2-1 untuk melaju ke babak 16 besar di Stadion BMO Field, Toronto, Amerika Serikat, Jumat (3/7) WIB.

Pada laga 32 besar yang juga menjadi pertemuan kedua tim untuk pertama kalinya di Piala Dunia itu, Portugal tampil dominan untuk menekan sejak awal laga. Tim asuhan Roberto Martinez langsung menciptakan sejumlah peluang melalui Bruno Fernandes dan Vitinha pada menit keempat, namun kiper Kroasia Dominik Livakovic tampil sigap menggagalkan upaya tersebut.

Tidak tinggal diam, Kroasia juga mengancam lebih lewat tembakan Ante Budimir, tetapi belum mampu mengubah kedudukan.

Intensitas pertandingan tetap tinggi memasuki 15 menit pertama. Portugal kembali memperoleh peluang melalui sepak pojok, sementara Kroasia beberapa kali menghentikan serangan lawan lewat pelanggaran, termasuk yang dilakukan Petar Sucic dan Mateo Kovacic. Cristiano Ronaldo juga mencoba peruntungannya, tetapi peluang tersebut belum membuahkan gol.

Portugal terus mendominasi penguasaan bola dan kembali menciptakan peluang emas pada menit ke-16. Renato Veiga menyambut sepak pojok Nuno Mendes dengan sundulan yang mampu mengungguli kawalan pemain Kroasia, namun bola gagal berbuah gol.

Memasuki 15 menit terakhir babak pertama, Portugal semakin gencar membombardir pertahanan Kroasia. Livakovic kembali menjadi penyelamat timnya pada menit ke-33 dengan menggagalkan dua peluang beruntun Bruno Fernandes.

Menjelang turun minum, tempo pertandingan tetap berlangsung keras dengan sejumlah pelanggaran dari kedua tim, namun, hingga wasit meniup peluit untuk mengakhiri babak, tidak ada gol yang tercipta.

Kroasia langsung mengambil inisiatif serangan pada awal babak kedua dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-53 melalui Ivan Perisic setelah terus menekan pertahanan Portugal.

Tim asuhan Zlatko Dalic beberapa kali mengancam melalui Mateo Kovacic dan Nikola Vlasic, sementara Diogo Costa dipaksa melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Portugal.

Tekanan tersebut membuat Portugal lebih banyak bertahan pada awal paruh kedua. Portugal berusaha merespons lewat Rafael Leao yang nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-58. Winger AC Milan itu melepaskan tembakan keras yang membentur mistar gawang sehingga gagal berbuah gol. Di sisi lain, Diogo Costa kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menggagalkan peluang Sucic.

Pelatih Portugal Roberto Martinez kemudian melakukan tiga pergantian pemain sekaligus dengan memasukkan Bernardo Silva, Goncalo Ramos, dan Francisco Conceicao menggantikan Vitinha, Joao Cancelo, dan Pedro Neto. Perubahan tersebut langsung memberi dampak positif karena Portugal semakin intensif menekan pertahanan Kroasia.

Momentum Portugal datang pada menit ke-65 ketika wasit, setelah meninjau tayangan VAR, memutuskan memberikan hadiah penalti akibat pelanggaran Nikola Vlasic saat situasi sepak pojok. Ronaldo yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-68 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Setelah skor kembali imbang, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kroasia memperoleh sejumlah peluang emas melalui Kovacic dan Igor Matanovic, namun semuanya mampu dimentahkan Costa, termasuk penyelamatan berani menggunakan wajahnya saat menghadapi tembakan Matanovic pada menit ke-77.

Di sisi lain, Renato Veiga dan Goncalo Ramos juga mengancam gawang Kroasia, sementara Mario Pasalic menyundul bola tipis di samping menjelang waktu normal berakhir.

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Portugal justru mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu. Leao mengirimkan umpan yang diselesaikan Ramos menjadi gol pada menit ke-90+4 untuk membawa Portugal berbalik unggul 2-1.

Kroasia sempat mencetak gol pada penghujung laga, namun dianulir setelah tinjauan VAR karena offside. Wasit akhirnya meniup peluit panjang setelah 19 menit waktu tambahan, memastikan Portugal menang dramatis 2-1 atas Kroasia. ham