Site icon Pandangan Rakyat

Kinerja Seluruh BUMD di Trenggalek akan Dievaluasi Setiap 3 bulan

Trenggalek, PANDANGANRAKYAT.COM – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mewajibkan seluruh badan usaha milik daerah (BUMD) memaparkan capaian kinerja dan target usaha setiap tiga bulan sebagai bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja perusahaan daerah.

Dalam forum direktur BUMD di Gedung Smart Center Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (21/7), Bupati menyoroti sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan, mulai efisiensi operasional, pengembangan usaha, hingga optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Bupati juga memberikan sejumlah arahan kepada masing-masing direktur BUMD, di antaranya mendorong Perumdam Tirta Wening mengkaji pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi alternatif untuk mengurangi biaya operasional pompa air.

Selain itu, ia meminta BUMD memperkuat promosi berbagai program layanan melalui pemanfaatan media digital dan kolaborasi dengan kreator konten agar lebih dikenal masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Trenggalek Cusi Kurniawati mengatakan forum evaluasi tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap triwulan.

“Setiap triwulan seluruh direktur BUMD wajib memaparkan capaian kinerja berdasarkan target yang telah ditetapkan. Evaluasi ini menjadi dasar perbaikan dan tindak lanjut pada triwulan berikutnya,” katanya.

Menurut Cusi, hasil evaluasi akan digunakan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi masing-masing BUMD sekaligus memastikan program yang dinilai berhasil dapat terus dikembangkan.

Ia mencontohkan, BPR Jwalita Perseroda memiliki sejumlah program yang terus didorong pengembangannya, seperti Kredit Pedagang Pasar (Gangsar) yang membantu pelaku usaha kecil mengakses pembiayaan, serta program Arisan Sinar yang mendapat respons positif dari masyarakat.

Sementara itu, Perumdam Tirta Wening didorong mengembangkan bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) untuk memperkuat pendapatan perusahaan sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

PT Jwalita Energi Trenggalek (JET) juga diarahkan mengembangkan program pengelolaan sampah melalui skema “Sangu Sampah” yang disertai pemberian penghargaan kepada sekolah sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

Menurut Cusi, evaluasi berkala tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh BUMD mencapai target kinerja sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pelayanan publik dan pendapatan daerah. ham

Exit mobile version