Site icon Pandangan Rakyat

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka, Target 2.000 Peserta

Jakarta, PANDANGANRAKYAT.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 sampai 9 Juli 2026 dengan target 20.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Program pelatihan ini akan digelar melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Darmawansyah Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, mengatakan program tersebut merupakan upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Program Pelatihan Vokasi Nasional menjadi bagian dari komitmen Kemnaker dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar Darmawansyah dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi kunci agar masyarakat lebih siap memasuki pasar kerja. Karena itu, Kemnaker terus memperluas akses pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan kerja yang berkualitas. Melalui program ini, peserta dapat meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.

Pendaftaran dilakukan melalui platform SIAPkerja. Peserta dapat memilih program pelatihan sesuai minat dan kebutuhan, serta mengikuti Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) dan Asesmen Penilaian Diri yang bersifat opsional.

Setelah masa pendaftaran ditutup pada 9 Juli 2026, proses seleksi dan wawancara akan berlangsung pada 10–15 Juli 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 16 Juli 2026, sementara orientasi dan kickoff pelatihan dijadwalkan pada 20 Juli 2026.

Darmawansyah berharap program tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan keterampilan, baik guna memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

“Pelatihan vokasi merupakan investasi. Semakin tinggi kompetensi yang dimiliki, semakin besar pula peluang memperoleh pekerjaan yang layak dan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas nasional,” pungkasnya. ham

Exit mobile version