Site icon Pandangan Rakyat

Pemerintah Target Pembangunan 35 ribu Gedung KDKMP Rampung pada Agustus 2026

Jakarta, PANDANGANRAKYAT.COM – Pemerintah menargetkan pembangunan gedung koperasi desa dan kelurahan merah putih (KDKMP) rampung sebanyak 35.872 unit pada Agustus 2026.

“Tahun ini, targetnya 35 ribu koperasi selesai. Kemudian, tahun depan akan dilanjutkan lagi, tidak mungkin sekaligus membangun 80 ribu koperasi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Makassar, Sulsel, Selasa (4/8).

Zulkifli menyebut tidak mudah untuk mencapai target tersebut, tetapi berkat kolaborasi dengan TNI, sehingga gedung koperasi desa ditargetkan bisa rampung pada Agustus 2026 dan operasional direncanakan mulai berjalan pada September mendatang.

Dia memperkirakan pembangunan koperasi desa bisa mencapai sekitar 60 ribu unit tahun depan.

“Untuk tahap awal, gaji pengelola akan dibayarkan melalui APBN,” kata dia.

Menurut Zulkifli, koperasi desa hadir untuk mendorong ekonomi desa dan mengurangi kemiskinan, salah satunya dengan peningkatan lapangan kerja melalui KDKMP.

Koperasi ini juga disiapkan sebagai off taker terhadap produk-produk pertanian maupun perikanan di desa sebelum diserap oleh Bulog dan lainnya.

Lebih dari itu, KDKMP akan bertindak sebagai media yang akan menyalurkan bantuan-bantuan untuk masyarakat, seperti bantuan pangan, alsintan (alat dan mesin pertanian).

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto secara tegas membantah kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih untuk mematikan toko kelontong yang ada di daerah, terutama di tingkat desa dan kelurahan.

“Menutup warung-warung warga di desa adalah berita bohong atau hoaks. Informasi tersebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI), dan kami bersama Bapak Menko sudah melaporkannya ke Mabes Polri. Hal itu sama sekali tidak benar,” urainya.

Dia menyebut kerja-kerja Menko Pangan adalah bagian dari pejuang rakyat kecil dan pejuang UMKM, sehingga diakui sangat tidak mungkin warung-warung kecil yang menjadi tumpuan hidup masyarakat pedesaan akan ditutup.

“Demikian pula isu larangan berdagang dalam radius dua kilometer, itu juga tidak benar dan merupakan berita bohong,” katanya kembali menegaskan. ham

Exit mobile version