Site icon Pandangan Rakyat

Penjual Bendera Musiman Mengaku Berat Bersaing dengan Toko Online

Batu, PANDANGANRAKYAT.COM – Kurang dari sepekan memasuki bulan Agustus. Sejumlah pedagang pernak-pernik kemerdekaan seperti bendera dan sebagainya mulai ramai terlihat di pinggir-pinggi jalan.

Salah satunya para pedagang di Jalan Ir. Soekarno, Diponegoro, hingga Jalan Hasanuddin, Pesanggrahan.

Pedagang yang ditemui banyak berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Meski begitu, jumlah pedagang bendera asal Garut pada musim kemerdekaan tahun ini tercatat mengalami penurunan ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Topan, salah seorang pedagang bendera yang mangkal di Jalan Hasanuddin mengungkapkan bahwa tren penjualan secara online menjadi salah satu pemicu menyusutnya rekan sejawatnya.

“Tahun ini ada sekitar 15 pedagang dari Garut. Di sepanjang Jalan Hasanuddin sampai pertigaan TMP ini saja ada 6 pedagang. Kita semua ini satu grup datang dari Garut,” ujar Topan, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, persaingan dengan platform digital membuat omzet penjualan tatap muka pada tahun sebelumnya tidak sesuai harapan, hingga memicu berkurangnya pedagang yang berangkat ke Kota Batu.

“Tahun kemarin omzet penjualan tidak sesuai harapan karena sekarang banyak warga yang membeli bendera lewat online,” terangnya.

Kendati demikian, Topan memilih tetap setia berjualan secara langsung di Kota Batu demi melayani para pembeli langganannya dari tahun ke tahun.

Bahkan ketika akses Jalan Hasanuddin sempat mengalami penutupan, ia bersama beberapa pedagang lain memilih untuk tetap bertahan menjajakan barang dagangannya.

“Kasihan kalau pelanggan nanti mencari. Soalnya sudah langganan dari tahun ke tahun,” jelas pedagang yang membawa pasokan hingga 25 kodi bendera berbagai jenis tersebut.

Pada musim kali ini, Topan membeberkan adanya sedikit penyesuaian harga pada beberapa produk pernak-pernik kemerdekaan yang ia jual akibat kenaikan harga modal dari produsen.

“Semua naik per item. Tapi ya mau gimana, harga dari sananya juga naik,” imbuhnya saat menjelaskan harga bendera kotak ukuran 1,2 meter yang kini dijual seharga Rp30 ribu dan umbul-umbul Rp40 ribu.

Meskipun harus bersaing dengan pasar online dan kenaikan harga modal, ia optimistis mampu mengantongi omzet yang mencukupi serta menghabiskan rata-rata 15 kodi bendera sebelum puncak peringatan 17 Agustus mendatang. ham

Exit mobile version