Site icon Pandangan Rakyat

Pentingnya Pengelolaan Sampah di Sekolah Sebagai Upaya Membangun Generasi Peduli Lingkungan

Surabaya, PANDANGANRAKYAT.COM – Permasalahan sampah saat ini telah menjadi isu global yang mendapatkan perhatian serius dari berbagai negara. Peningkatan jumlah sampah yang tidak diimbangi dengan pengelolaan yang baik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan, kesehatan, maupun kehidupan sosial masyarakat.

Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret untuk membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui dunia pendidikan.

Menurut Muhammad Wahyu Ariyanto, S.Pd., M.S.M., dosen Universitas Negeri Surabaya (UNESA), pengelolaan sampah di sekolah merupakan salah satu langkah penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan bagi peserta didik.

“Menurut saya, pengelolaan sampah di sekolah sangat penting untuk mulai diterapkan dan dibudayakan. Mengingat persoalan sampah saat ini sudah menjadi problem di tingkat internasional, maka sekolah perlu mengambil peran dalam mengajarkan kepada para siswa agar peduli terhadap lingkungan melalui praktik pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu (13/6).

Ia menjelaskan bahwa pendidikan lingkungan tidak cukup hanya diberikan dalam bentuk teori di dalam kelas, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari.

Kegiatan seperti memilah sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan kembali sampah yang masih bernilai guna dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi siswa.

Lebih lanjut, Wahyu menilai bahwa sekolah merupakan tempat yang strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan.

Dengan membiasakan siswa terlibat dalam pengelolaan sampah, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial yang tinggi.

Langkah tersebut sejalan dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam mendukung pengelolaan lingkungan dan pengurangan sampah di kawasan kampus.

Menurutnya, inisiatif yang dilakukan perguruan tinggi dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah untuk mengembangkan program serupa sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Melalui kolaborasi antara sekolah, guru, siswa, dan masyarakat, pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama dalam menghadapi tantangan lingkungan global di masa depan.

Dengan demikian, sekolah dapat berperan sebagai agen perubahan dalam mencetak generasi yang lebih peduli, bertanggung jawab, dan berwawasan lingkungan. Ham

Exit mobile version