Site icon Pandangan Rakyat

Perputaran Uang dalam Semipro 2026 Capai Rp 2,8 miliar

Probolinggo, PANDANGANRAKYAT.COM – Perputaran uang dalam kegiatan Seminggu di Probolinggo (Semipro) 2026 di Kota Probolinggo, Jawa Timur yang berlangsung pada 3-12 Juli diperkirakan mencapai Rp2,8 miliar.

“Selama 10 hari pelaksanaan Semipro, perputaran uang mulai dari transaksi UMKM, wahana permainan, potensi retribusi parkir, hingga berbagai event pendukung yang berlangsung di luar Stadion Bayuangga diperkirakan mencapai kurang lebih Rp2,8 miliar,” kata Wali Kota Probolinggo Aminuddin dalam keterangannya, Senin (13/7).

Mengusung konsep “10 Hari, 10 Tema, 10 Pengalaman Berbeda”, Semipro 2026 menghadirkan berbagai kegiatan mulai dari pameran UMKM, festival kuliner, hiburan, pertunjukan seni budaya, edukasi, hingga berbagai perlombaan yang mampu menarik minat masyarakat dari dalam maupun luar Kota Probolinggo.

Pemkot Probolinggo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Semipro 2026 karena penyelenggaraan kegiatan itu tidak hanya menjadi ruang hiburan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata.

“Rangkaian kegiatan itu menunjukkan bahwa Semipro mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo saat ini mencapai 6,21 persen, menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Timur,” tuturnya.

Menurutnya, capaian tersebut harus terus dipertahankan melalui berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan sektor UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, serta meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Semipro bukan sekadar hiburan. Ini adalah wadah untuk memperkuat UMKM, mengembangkan ekonomi kreatif, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi Kota Probolinggo kepada masyarakat luas,”katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas Kota Probolinggo agar semakin nyaman dikunjungi wisatawan maupun masyarakat dari berbagai daerah.

Acara Semipro 2026 tidak hanya menjadi pilihan rekreasi keluarga selama masa liburan sekolah, namun kegiatan itu juga menjadi sarana promosi potensi daerah serta penggerak ekonomi masyarakat melalui kehadiran ratusan stan kuliner UMKM.

Berbagai produk makanan dan minuman khas daerah ditawarkan kepada pengunjung di area stadion. Kehadiran pelaku UMKM tersebut menjadi salah satu daya tarik utama karena warga dapat menikmati kuliner sekaligus mendukung usaha lokal. ham

Exit mobile version