Site icon Pandangan Rakyat

Sekolah Nihil Murid, Guru akan Dipindahtugaskan

Tulungagung, PANDANGANRAKYAT.COM – Pemkab Tulungagung, Jawa Timur, melalui Dinas Pendidikan kaji pemindahtugasan sementara sejumlah guru SD negeri yang sekolahnya nihil atau tidak mendapatkan satupun murid baru pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Kelembagaan Bidang SD Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung Rifka Zuyun Umadah menyikapi empat SD negeri di daerah itu yang tidak ada murid baru, sehingga berdampak terhadap tunjangan sertifikasi guru kelas.

“Karena kalau tidak ada siswa baru, otomatis tunjangan sertifikasi guru kelas I tidak bisa dicairkan,” katanya.

Pihaknya sedang menyiapkan solusi agar guru yang terdampak tetap dapat memenuhi beban mengajar. Salah satunya melalui penataan atau pemindahan penugasan ke sekolah lain yang membutuhkan guru.

“Kami akan mencarikan solusi, salah satunya dengan memindahkan guru ke SD negeri lain agar beban mengajarnya tetap terpenuhi,” katanya.

Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terdapat 634 satuan pendidikan SD di daerah itu. Dari jumlah tersebut, empat sekolah tidak memperoleh peserta didik baru.

“Empat sekolah itu yakni SD Swasta Dlodo di Kecamatan Pucanglaban, SDN 4 Besuki di Kecamatan Besuki, SDN 5 Bungur di Kecamatan Karangrejo, dan SDN 1 Tenggong di Kecamatan Rejotangan,” katanya.

Menurut Rifka, minimnya peserta didik baru dipengaruhi beberapa faktor, antara lain kondisi geografis, sedikitnya lulusan Taman Kanak-kanak (TK) di wilayah setempat, serta menurunnya jumlah anak usia SD.

Selain itu sekolah-sekolah tersebut juga menghadapi persaingan dengan satuan pendidikan negeri maupun swasta dalam penerimaan murid baru.

Ia menjelaskan tidak adanya siswa baru menyebabkan guru kelas I tidak dapat memenuhi ketentuan beban mengajar minimal 24 jam tatap muka per pekan yang menjadi syarat pencairan tunjangan sertifikasi.

Rifka menambahkan dampak tersebut berpotensi berlanjut pada tahun ajaran berikutnya karena tidak ada peserta didik yang naik ke kelas selanjutnya. ham

Exit mobile version