Surabaya, PANDANGANRAKYAT.COM – Pemkot Surabaya mendukung penuh gelaran Surabaya Wedding Festival (SWF) 2026 dengan memasukkannya dalam kalender event tahunan yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.
“Mengusung tema “A Curated Journey to Your Ever After”, SWF 2026 dirancang khusus untuk membantu para calon pengantin menemukan vendor dan layanan terbaik,” kata Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkot Surabaya Anna Fajriatin di Surabaya, Jumat (19/6).
Anna yang mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat pembukaan festival tersebut juga mengatakan bahwa industri pernikahan memiliki multiplier effect yang luar biasa bagi perputaran roda perekonomian, khususnya di Kota Pahlawan.
“Industri pernikahan ini bukan sekadar tentang merayakan kebahagiaan, tetapi yang terpenting adalah menggerakkan ekonomi,” katanya.
Ia mengatakan ada ratusan bahkan ribuan pekerja yang bergerak dan menggantungkan hidupnya dari satu penyelenggaraan pernikahan.
Dengan melihat potensi besar dalam industri pernikahan maka ia mengatakan Pemkot Surabaya akan menaikkan skala festival tersebut menjadi lebih besar di tahun depan dan memasukkannya ke dalam agenda resmi tahunan Kota Surabaya.
“Pemkot Surabaya siap memasukkan SWF ke dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) tahun depan. Nantinya, jadwal pelaksanaan akan disesuaikan dengan tren industri,” ujar dia.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Surabaya siap memberikan dukungan penuh demi kemajuan industri pernikahan lokal.
“Insya Allah industri pernikahan di Surabaya akan terus berkembang. Kami Pemkot Surabaya siap mendukung penuh dan memasukkan event ini menjadi agenda tahunan,” katanya.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Sumitro mengatakan dukungan Pemkot Surabaya sangat diperlukan, lantaran adanya tantangan berat yang sedang dihadapi para pelaku usaha. Selain jumlah vendor baru yang semakin menjamur, grafik angka pernikahan di masyarakat justru sedang menurun.
“Pernikahan semakin ke belakang semakin sedikit. Fenomena ini sudah berulang kali saya sampaikan ke jajaran pemerintah, agar menjadi perhatian bersama. Karena begitu angka pernikahan turun, dampaknya langsung terasa ke ekosistem industri,” kata Sumitro.
SWF 2026 merupakan kegiatan pameran pernikahan garapan Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 19-20 Juni 2026. ham

