Gresik, PANDANGANRAKYAT.COM – Di tengah anggapan bahwa sektor pertanian kurang diminati generasi muda, sosok Mas Java, petani muda asal Kabupaten Gresik, hadir sebagai inspirasi. Melalui semangat berinovasi dan pemanfaatan teknologi pertanian modern, ia membuktikan bahwa bertani tidak hanya menjanjikan keuntungan, tetapi juga mampu menjadi profesi yang membanggakan.

Berawal dari kecintaannya terhadap dunia pertanian, Mas Java memilih fokus mengembangkan budidaya tanaman hortikultura dengan menerapkan teknik budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Ia aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana berbagi edukasi, mulai dari proses penanaman, perawatan tanaman, hingga strategi pemasaran hasil panen.

Menurutnya, pertanian saat ini membutuhkan sentuhan kreativitas dan inovasi agar mampu menarik minat generasi muda. Karena itu, selain bertani, Mas Java juga sering mengajak anak-anak muda untuk belajar langsung di lahan pertanian serta memperkenalkan konsep agribisnis yang lebih modern.

Keberhasilan petani-petani muda di Gresik menjadi bukti bahwa sektor pertanian memiliki prospek cerah. Berbagai inovasi seperti budidaya melon premium dalam greenhouse, pertanian organik, hingga pemanfaatan teknologi digital telah menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Mas Java berharap semakin banyak generasi muda yang berani terjun ke dunia pertanian. Baginya, menjadi petani bukan lagi identik dengan pekerjaan tradisional, melainkan profesi yang membutuhkan kemampuan manajemen, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi.

“Dunia pertanian adalah sektor yang akan selalu dibutuhkan. Selama manusia membutuhkan pangan, pertanian akan tetap memiliki masa depan,” ujarnya, Rabu (8/7).

Kisah Mas Java menjadi gambaran bahwa anak muda mampu membawa perubahan positif di sektor pertanian. Dengan semangat, inovasi, dan kemauan untuk terus belajar, pertanian dapat berkembang menjadi sektor yang modern, produktif, sekaligus memberikan kesejahteraan bagi para pelakunya. ham