Jombang, PANDANGANRAKYAT.COM – Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus dipercepat. Organizing Committee (OC) mengawali tahapan tersebut dengan menggelar rapat kerja perdana di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Kamis (16/7/2026) malam.
Pertemuan itu menjadi titik awal penyusunan langkah kerja seluruh unsur kepanitiaan yang akan menangani pelaksanaan forum tertinggi organisasi tersebut.
Hadir dalam rapat tersebut jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Steering Committee (SC), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), hingga pengurus Pondok Pesantren Bahrul Ulum sebagai tuan rumah.
Ketua OC Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan seluruh bidang diminta segera menyusun program kerja agar setiap tahapan persiapan berjalan sesuai jadwal.
Menurutnya, rapat pertama tidak hanya membahas pembagian tugas, tetapi juga menyamakan arah kebijakan penyelenggaraan muktamar.
“Setelah ini masing-masing bidang akan bekerja berdasarkan hasil koordinasi yang telah disepakati. Semua kebutuhan dipetakan sejak awal agar proses persiapan berjalan lebih efektif,” ucap Gus Ipul, Jumat (17/7/2026).
Panitia mulai menginventarisasi berbagai kebutuhan utama, seperti penyediaan tempat menginap peserta, layanan konsumsi, lokasi sidang komisi, hingga penentuan kawasan yang akan digunakan untuk pembukaan Muktamar ke-35 NU.
“Seluruh fasilitas tersebut dipersiapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan yang diperkirakan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah,” ujarnya melanjutkan.
Di samping itu, sistem pelayanan peserta juga menjadi perhatian panitia. Pengaturan arus kedatangan, distribusi logistik, hingga mekanisme kepulangan akan disusun dalam satu skema terpadu agar pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib.
Aspek keamanan turut menjadi fokus pembahasan. Panitia berencana melibatkan ratusan personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk membantu pengamanan selama muktamar berlangsung.
“Jumlah personel yang disiapkan diperkirakan mencapai 200 hingga 400 orang dan akan ditempatkan di sejumlah lokasi strategis,” ungkapnya.
Untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai target, koordinasi antar panitia akan dilakukan secara berkala.
Selain rapat tatap muka yang dijadwalkan kembali dalam dua pekan mendatang, komunikasi juga akan dilakukan melalui pertemuan daring dan media komunikasi lainnya sehingga setiap perkembangan dapat segera ditindaklanjuti.
Gus Ipul menilai dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.
“Sinergi antara panitia, pemerintah daerah, serta seluruh elemen yang terlibat diharapkan mampu menghadirkan pelaksanaan muktamar yang aman, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta,” pungkasnya. ham

