Probolinggo, PANDANGANRAKYAT.COM – Bupati Probolinggo Mohammad Haris menyiapkan lereng Gunung Argopuro, tepatnya di Bermi Eco Park, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, menjadi destinasi sport tourism melalui Argopuro Trail Run 2026 yang diselenggarakan Yonif TP 836/Brahma Yudha.
Argopuro Trail Run digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Yonif TP 836/Brahma Yudha.
“Argopuro Trail Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi menjadi bagian dari strategi pengembangan sport tourism yang mampu menggerakkan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Bupati Probolinggo Mohammad Haris di Probolinggo, Minggu (2/8).
Mengambil start dan finish di Bermi Eco Park, para peserta disuguhkan lintasan yang menantang dengan panorama alam lereng Gunung Argopuro yang masih asri.
Udara pegunungan yang sejuk, hamparan hijau perbukitan serta suasana pedesaan menjadi pengalaman tersendiri bagi para pelari sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Kecamatan Krucil.
“Harapan kami ke depan bisa menjadi agenda rutin, bahkan kalau bisa setiap bulan ada kegiatan serupa, tetapi tidak terpusat di satu lokasi. Setiap wilayah memiliki potensi yang bisa diangkat melalui konsep nature, culture dan wisata olahraga,” katanya.
Menurut dia, setiap cabang olahraga dapat dipadukan dengan potensi destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Probolinggo sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Olahraga jangan hanya dimaknai sebagai sebuah kompetisi. Lebih dari itu, olahraga harus mampu memberdayakan masyarakat. Ketika kegiatan digelar, sektor UMKM bergerak, kunjungan wisata meningkat dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh. Itu yang ingin terus kami dorong,” ujar dia.
Bupati Haris juga mengapresiasi sinergi Yonif TP 836/Brahma Yudha bersama seluruh pihak yang telah sukses menyelenggarakan Argopuro Trail Run. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam menghadirkan berbagai acara berskala lebih besar di kawasan Krucil sebagai penyeimbang destinasi wisata Bromo.
“Ke depan akan ada banyak agenda yang disiapkan di Krucil. Selain event otomotif seperti vespa, juga berbagai kegiatan olahraga lainnya. Kami ingin kawasan itu berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang memiliki daya tarik berbeda dari kawasan Bromo,” katanya.
Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut juga bertujuan mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari sekaligus memperkenalkan pesona alam Desa Bermi dan Kabupaten Probolinggo. ham

