Jakarta, PANDANGANRAKYAT.COM – Apple mencoba menutup celah adanya kebocoran rahasia perusahaan ke OpenAI. Selain melakukan gugatan, produsen iPhone dikabarkan memberikan surat peringatan kepada puluhan karyawan OpenAI yang sebelumnya bekerja di Apple.

Minggu lalu, Apple mengajukan gugatan yang menuding OpenAI dan dua mantan karyawannya yang kini bekerja di perusahaan AI. Karena diduga mencuri rahasia dagang terkait proses manufaktur dan produk Apple yang masih dalam pengembangan.

Salah satu yang disebutkan sebagai terdakwa adalah Tang Tang selaku Kepala Bagian Perangkat Keras OpenAI. Dia yang pernah menjadi wakil presiden Apple diduga mengarahkan karyawan mantan kantornya yang tengah dalam proses perekrutan untuk OpenAI berbagi rahasia dagang.

“Dia mengarahkan para kandidat pekerjaan yang masih bekerja untuk Apple membawa bagian-bagian asli dari Apple ke dalam wawancara untuk sesi pameran dan penjelasan, yakni saat dia dan timnya di OpenAI menggali lebih banyak informasi rahasia Apple,” isi gugatan tersebut.

Terdakwa lain dalam gugatan itu adalah Chang Liu yang pernah bekerja untuk sistem kelistrikan Apple karena menyimpan laptop perusahaan setelah keluar. Dia yang kini bekerja untuk OpenAI diduga mengunduh puluhan file perangkat keras rahasia.

Terkait gugatan tersebut, OpenAI memastikan tidak tertarik pada rahasia dagang perusahaan lain. CEO Sam Altman juga mengunggah postingan di akun X menyebutkan dirinya tidak takut pada Apple.

Apple membuat sebuah upaya baru tak lama dari gugatan tersebut. Financial Times yang mengutip sumber melaporkan Apple mengirimkan surat peringatan pada 40 mantan karyawan yang bekerja di OpenAI.

Mereka diminta untuk menyimpan dokumen dan komunikasi yang relevan. Para mantan karyawan juga meminta bertemu dengan pengacara Apple, dikutip dari Gizmodo, Selasa (21/7/2026).

Menurut Financial Times, langkah ini sebagai cara Apple mengumpulkan bukti untuk mendukung kasusnya. ham