Pandanganrakyat.com. Dosen Universitas Sunan Gresik, Billy Multazam, menilai pemerintah perlu mengambil langkah konkret untuk membantu para peternak melalui penyediaan pakan ternak yang murah dan mudah dijangkau. Menurutnya, tingginya harga pakan saat ini menjadi salah satu persoalan utama yang membebani peternak, khususnya peternak kecil dan menengah.

Billy mengatakan biaya pakan merupakan komponen terbesar dalam usaha peternakan. Ketika harga pakan terus meningkat, keuntungan peternak menjadi semakin kecil dan berdampak pada stabilitas produksi pangan, terutama daging dan telur.

“Pemerintah seharusnya hadir dengan kebijakan yang mampu menyediakan pakan ternak murah dan terjangkau agar peternak bisa bertahan dan meningkatkan produktivitas,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).

Ia menilai subsidi bahan baku pakan, penguatan industri pakan lokal, hingga pengembangan sentra hijauan pakan ternak dapat menjadi solusi jangka panjang. Selain itu, Billy juga mendorong adanya kerja sama antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha untuk menciptakan inovasi pakan alternatif yang lebih ekonomis.

Menurut Billy, kondisi saat ini membuat banyak peternak kesulitan menjaga kestabilan usaha. Tidak sedikit peternak yang mengurangi jumlah ternak akibat biaya operasional yang terus meningkat.

Ia juga menekankan pentingnya keberpihakan kebijakan kepada peternak rakyat. Dengan dukungan pakan yang terjangkau, sektor peternakan dinilai dapat berkembang lebih baik dan ikut menjaga ketahanan pangan nasional.

“Jika pakan murah tersedia secara merata, maka harga produksi bisa ditekan dan kesejahteraan peternak akan meningkat,” tambahnya.

Billy berharap pemerintah segera merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk membantu peternak menghadapi tantangan ekonomi, sekaligus memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat.