GRESIK, Pandanganrakyat.com – Suasana libur panjang Idul Adha dimanfaatkan banyak masyarakat untuk melakukan wisata religi. Salah satu destinasi yang menjadi tujuan utama peziarah adalah makam Sunan Giri di Makam Sunan Giri.

Sejak pagi hingga sore hari, kawasan wisata religi di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, tampak dipadati peziarah dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar provinsi. Arus kendaraan pribadi, rombongan bus, hingga kendaraan travel terlihat silih berganti memasuki area parkir makam.

Momentum libur panjang yang bertepatan dengan akhir pekan membuat jumlah kunjungan meningkat dibandingkan hari biasa. Fenomena lonjakan peziarah saat masa liburan juga beberapa kali terjadi di kawasan wisata religi Sunan Giri, termasuk pada musim libur sekolah dan libur nasional lainnya.

Para peziarah datang untuk memanjatkan doa, berziarah ke makam salah satu anggota Wali Songo, sekaligus mengenalkan sejarah penyebaran Islam kepada keluarga dan anak-anak mereka. Tidak sedikit rombongan yang berasal dari pondok pesantren, majelis taklim, maupun komunitas pengajian.

“Setelah merayakan Idul Adha bersama keluarga, kami menyempatkan diri berziarah ke Sunan Giri. Selain berdoa, kami ingin anak-anak mengetahui sejarah perjuangan para wali dalam menyebarkan Islam,” ujar salah seorang peziarah asal Lamongan.

Padatnya kunjungan juga berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Pedagang makanan, penjual oleh-oleh khas Gresik, hingga jasa transportasi lokal terlihat ramai melayani pengunjung yang datang sejak pagi.

Makam Sunan Giri sendiri merupakan salah satu destinasi wisata religi paling terkenal di Jawa Timur. Selain memiliki nilai sejarah tinggi sebagai pusat dakwah Islam pada masa lalu, kawasan ini juga menjadi tujuan ziarah masyarakat dari berbagai daerah sepanjang tahun.