Jakarta, PANDANGANRAKYAT.COM – Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pemerintah mendorong penguatan lebih dari 27 ribu mitra Warung Pangan sebagai instrumen untuk membantu menjaga stabilitas harga pangan, khususnya di pasar tradisional.
Menurut Hanif, pemanfaatan jaringan Warung Pangan menjadi solusi yang efektif karena memanfaatkan infrastruktur perdagangan yang telah tersedia di berbagai daerah.
“Keberadaan warung-warung ini justru menjadi instrumen yang paling penting bagi kita untuk kemudian menjaga harga,” kata Hanif dalam peluncuran Warung Pangan ID FOOD di Pasar Tebet Timur, Jakarta, Senin (20/7).
Ia mengatakan pemerintah tidak perlu lagi menggelar operasi pasar secara masif melalui pasar murah sementara apabila jaringan pasar yang sudah ada dapat dimanfaatkan secara optimal.
Hanif menjelaskan keberadaan Warung Pangan juga penting karena selama ini banyak pasar tradisional masih kesulitan memperoleh akses langsung terhadap pasokan dari industri maupun distributor besar.
Akibatnya, lanjut dia, rantai distribusi menjadi panjang sehingga harga pangan di tingkat konsumen menjadi lebih tinggi.
Oleh karena itu, pemerintah mendorong ID FOOD sebagai BUMN holding pangan memperluas jaringan Warung Pangan untuk menjaga stabilitas harga berbagai komoditas, termasuk komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi pangan.
“Warung Pangan ini kami harapkan terus berkembang dan tidak hanya (menstabilkan harga) pada barang-barang yang menjadi subsidi pemerintah, tetapi juga barang-barang yang kemudian menyebabkan inflasi. Ini harus mampu ditangani ID FOOD,” kata dia.
Ia menambahkan, jaringan Warung Pangan yang bermitra dengan BUMN Klaster Pangan serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak saling berbenturan, melainkan memiliki peran masing-masing dalam memperkuat ekosistem distribusi pangan nasional.
Menurut Hanif, keberadaan Warung Pangan tidak ditujukan untuk berkompetisi dengan program pemerintah lainnya, termasuk KDKMP yang saat ini tengah dibangun oleh pemerintah.
“Kita tidak kemudian membentur-benturkan dengan instrumen yang lain, seumpama hari ini pemerintah dengan masif membangun KDKMP. KDKMP ini tidak kemudian dibentur-benturkan untuk bisnis yang ada, tetapi mengambil celah yang kemudian masih terputus,” ujarnya.
Ia menjelaskan KDKMP akan memiliki peran dalam mendukung penyaluran barang-barang subsidi pemerintah dan program bantuan sosial agar dapat diterima masyarakat dengan harga yang sesuai.
Sementara itu, Warung Pangan diarahkan untuk memperkuat sisi pasar melalui jaringan warung yang sudah ada. ham

