Tulungagung, PANDANGANRAKYAT.COM – Sejumlah toko seragam sekolah di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mulai mengalami peningkatan pembeli menjelang berakhirnya masa libur sekolah dan memasuki tahun ajaran baru 2026/2027.

Pemilik Toko Seragam Lancar Jaya Tulungagung, Moh Fahrudin mengatakan peningkatan pembeli mulai terlihat sejak satu pekan terakhir.

Masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan seragam untuk siswa SD, SMP, hingga SMA.

“Alhamdulillah, minggu-minggu ini sudah mulai ramai untuk semua jenis seragam. Namun, yang paling banyak diminati adalah seragam SD,” katanya, Kamis (9/7).

Lonjakan permintaan terutama terjadi pada seragam jenjang sekolah dasar (SD).

Menurut dia, penjualan seragam SD meningkat signifikan dibandingkan hari biasa.

Jika sebelumnya hanya mampu menjual sekitar 10 hingga 15 pasang seragam per hari, kini penjualan bisa mencapai 60 hingga 70 pasang per hari.

Sementara itu, peningkatan penjualan seragam SMP dan SMA berada di kisaran 40 hingga 50 persen.

“Seragam SMP dan SMA tidak seramai SD, kemungkinan karena sebagian masyarakat masih memanfaatkan seragam bekas milik kakak atau saudaranya,” ujarnya.

Meski mengalami peningkatan permintaan, Fahrudin menyebut omzet penjualan tahun ini masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya omzet kotor menjelang tahun ajaran baru dapat mencapai Rp25 juta hingga Rp30 juta, tahun ini berada di kisaran Rp15 juta hingga Rp20 juta.

Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi daya beli.

Sebagian orang tua memilih membeli seperlunya, seperti hanya membeli bagian tertentu dari seragam atau menggunakan pakaian bekas yang masih layak.

“Tahun ini kondisi ekonomi memang kurang baik, sehingga banyak masyarakat lebih selektif dalam membeli kebutuhan sekolah,” katanya. ham