Teheran — PANDANGANRAKYAT.COM – Rangkaian prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, berlangsung dalam skala besar dan disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah modern, dengan jutaan pelayat memadati ibu kota Teheran serta kota-kota suci lainnya di Iran.
Sejak hari pertama, arus massa terus mengalir menuju lokasi upacara utama di Grand Mosalla, Teheran. Kepadatan luar biasa membuat sejumlah jalan utama lumpuh total, sementara aparat keamanan dikerahkan dalam jumlah besar untuk mengatur jalannya prosesi kenegaraan yang berlangsung selama beberapa hari.
Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional dan menggelar upacara lintas kota, termasuk rangkaian penghormatan di Qom dan Mashhad sebelum pemakaman akhir. Suasana duka bercampur dengan simbol-simbol politik yang kuat, mencerminkan pengaruh panjang Khamenei dalam sistem Republik Islam Iran sejak 1989.
Sejumlah laporan internasional menyebutkan bahwa skala pemakaman ini diperkirakan melampaui beberapa prosesi kenegaraan terbesar di dunia modern, dan bahkan dibandingkan dengan pemakaman Ayatollah Ruhollah Khomeini pada 1989 yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah manusia .
Di tengah lautan massa, warga terlihat membawa atribut duka dan mengikuti doa bersama yang dipimpin para ulama senior. Pemerintah Iran menyebut prosesi ini sebagai bentuk penghormatan nasional sekaligus penegasan stabilitas politik di tengah masa transisi kepemimpinan.
Pengamat menilai peristiwa ini tidak hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga titik penting dalam sejarah politik Iran modern, mengingat besarnya pengaruh Khamenei dalam struktur negara selama lebih dari tiga dekade.

