Gresik, PANDANGANRAKYAT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik membangun Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam senilai sekitar Rp14 miliar di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti. Proyek yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perindustrian itu ditargetkan menjadi pusat produksi sekaligus pelatihan guna meningkatkan daya saing pelaku industri logam di Gresik.

Pembangunan sentra tersebut dijadwalkan berlangsung selama 150 hari. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri logam lokal sekaligus membuka peluang kemitraan antara pelaku UMKM dengan industri berskala besar.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembangunan Sentra IKM Logam bertujuan mengatasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi pelaku usaha, terutama keterbatasan akses terhadap peralatan produksi modern dan jaringan industri.

“Keberadaan sentra IKM logam ini akan meningkatkan kemampuan produksi para pelaku usaha sekaligus menyediakan sarana permesinan yang lebih modern. Harapannya, pelaku IKM dapat bersinergi dan membangun kemitraan dengan kawasan industri yang ada di Gresik,” katanya, Selasa (21/7/2026).

Lokasi pembangunan dipilih di Desa Hulaan karena berada di dekat dua sentra IKM logam, yakni Desa Laban dan Desa Pelemwatu. Kedua desa tersebut selama ini dikenal sebagai kawasan dengan aktivitas industri logam yang cukup berkembang serta memiliki komunitas pelaku usaha yang aktif.

Sebanyak 42 pelaku IKM logam menjadi sasaran utama dalam program ini. Menurut Yani, Gresik memiliki potensi besar sebagai salah satu kawasan industri logam nasional dengan keberadaan sejumlah industri besar, termasuk smelter, PT Freeport Indonesia (PTFI), dan PT Smelting.

Ia menjelaskan, potensi tersebut menjadi perhatian Kementerian Perindustrian sehingga pemerintah pusat mendorong penguatan industri kecil sektor logam agar mampu menjadi bagian dari rantai pasok industri manufaktur.

Ia menjelaskan, potensi tersebut menjadi perhatian Kementerian Perindustrian sehingga pemerintah pusat mendorong penguatan industri kecil sektor logam agar mampu menjadi bagian dari rantai pasok industri manufaktur.

“Dengan banyaknya kawasan industri logam di Gresik, pemerintah ingin pelaku IKM tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi mitra industri yang memasok kebutuhan manufaktur,” ungkapnya.

Melalui Sentra IKM Logam, pemerintah berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitas produksi bersama sehingga biaya operasional menjadi lebih efisien, kualitas produk meningkat, serta kapasitas produksi semakin besar.  ham