Sumenep, PANDANGANRAKYAT.COM – Meskipun bangunannya sudah berdiri, tapi 48 Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep belum beroperasi.

Sebanyak 48 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sumenep, Madura telah rampung dibangun.

Namun, hingga saat ini puluhan gerai tersebut belum dapat beroperasi karena masih menunggu pengiriman perlengkapan dan barang dagangan dari PT Agrinas.

Kepala Bidang Perizinan, Kelembagaan, Pengawasan dan Pemeriksaan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep, Hairil Iskandar mengatakan bahwa berdasarkan data yang diterima dari Kodim 0827/Sumenep, hingga akhir Juni terdapat 48 gerai yang telah selesai dibangun.

Sementara itu, sebanyak 201 gerai lainnya masih dalam tahap pembangunan, sedangkan sisanya belum menunjukkan progres fisik.

“Berdasarkan data dari Kodim, yang sudah selesai ada 48 gerai. Kemudian 201 masih dalam proses pembangunan, sedangkan sisanya belum ada progres,” kata Hairil, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, gerai yang telah selesai belum bisa difungsikan karena seluruh sarana pendukung, termasuk barang dagangan, masih menunggu pengadaan dari PT Agrinas yang proses distribusinya dilakukan melalui Kodim 0827/Sumenep.

Menurutnya, kelengkapan tersebut menjadi syarat utama sebelum koperasi mulai melayani masyarakat.

“Tindak lanjutnya tinggal menunggu PT Agrinas memasukkan barang. Semua sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional, menjadi kewenangan Agrinas melalui Kodim,” ucapnya.

Hairil mengungkapkan, sebagian koperasi sebenarnya sudah menerima fasilitas berupa truk, mobil pikap, dan etalase.

Namun distribusi perlengkapan tersebut belum merata sehingga mayoritas gerai belum siap menjalankan aktivitas usaha.

Kondisi itu juga terjadi pada empat gerai KDMP yang sebelumnya diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Meski bangunannya telah selesai, operasional koperasi masih menunggu pasokan barang.

“Kalau barang belum dipasok, tentu belum bisa beroperasi. Apa yang akan dijual kalau barangnya belum ada,” tegasnya. ham