Kediri, PANDANGANRAKYAT.COM – Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri di halaman depan Masjid An-Nur Pare, Rabu (5/8/2026). Sejak pagi, warga sudah mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari cepat habisnya sejumlah komoditas. Gula pasir bahkan ludes hanya dalam waktu sekitar 30 menit setelah GPM resmi dibuka. Sementara beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga menjadi komoditas yang paling banyak diburu.

Salah seorang warga Tulungrejo, Katemi (60), mengaku sengaja datang untuk membeli beras SPHP sebanyak 15 kilogram karena harganya jauh lebih terjangkau dibandingkan di pasaran.

“Senang, sangat terbantu karena harganya lebih murah. Kebetulan beras di rumah juga sudah habis, jadi mumpung ada yang murah saya beli untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Selain beras, Katemi juga membeli minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih. Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

Analis Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Kediri, Budi Setio Kurniawan, menjelaskan kegiatan di Kecamatan Pare menjadi penutup rangkaian Gerakan Pangan Murah periode Juli–Agustus 2026.

“Untuk periode ini, kebetulan untuk Agustus ini, ini yang terakhir. Jadi yang di An-Nur ini penutupan dari periode Juli sampai Agustus. Untuk total kemarin Juli-Agustus itu ada 18 kali. Ini yang terakhir,” ujarnya.

Khusus di Pare, DKPP menyediakan 4 ton beras SPHP dari Bulog dengan harga Rp57.000 per kemasan 5 kilogram atau sekitar Rp11.400 per kilogram. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga beras di pasaran yang masih berada di atas Rp13.500 per kilogram.

Selain beras, masyarakat juga dapat membeli minyak goreng dari distributor, gula pasir dari pabrik gula, bawang merah dan bawang putih hasil kerja sama dengan pelaku usaha dan petani, telur dari peternak lokal, hingga berbagai produk olahan UMKM Kabupaten Kediri. ham