Surabaya, PANDANGANRAKYAT.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono menyosialisasikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada masyarakat saat reses di Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya. 

“Wilayah Ampel memiliki potensi besar karena dapat menggabungkan UMKM, ekonomi kreatif, dan wisata religi. Potensi ini perlu didorong agar berkembang lebih cepat sehingga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Bambang, Senin (27/7).

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Bambang mengatakan kawasan Ampel memiliki kekuatan untuk mengintegrasikan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta pariwisata religi sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Menurutnya, masih banyak pelaku usaha yang belum mengetahui adanya fasilitas pinjaman tanpa agunan hingga Rp100 juta.

“Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa pinjaman KUR hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan. Informasi ini harus terus disosialisasikan agar benar-benar dimanfaatkan oleh pelaku UMKM,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan pemerintah telah menurunkan suku bunga berbagai program pembiayaan bagi pelaku usaha. 

Suku bunga KUR saat ini berada pada level enam persen dan direncanakan kembali turun menjadi tiga persen, sehingga diharapkan semakin memudahkan pelaku UMKM memperoleh akses permodalan.

Bambang berharap kemudahan pembiayaan tersebut mampu mempercepat pertumbuhan UMKM di kawasan Ampel sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif dan wisata religi.

Ia menjelaskan aspirasi yang disampaikan warga dalam reses tidak hanya berkaitan dengan pengembangan ekonomi, tetapi juga menyangkut kebutuhan pendidikan, termasuk dukungan bagi lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Menurut dia, seluruh aspirasi tersebut akan ditampung dan diperjuangkan melalui solusi yang sesuai dengan kewenangan pemerintah maupun DPR RI.

Selain itu, ia mendorong Pemerintah Kota Surabaya mengoptimalkan potensi kawasan bersejarah, termasuk Jembatan Petekan, agar menjadi daya tarik wisata yang terintegrasi dengan kawasan Ampel. ham