Surabaya,Pandanganrakyat.com – Bisnis Baja ringan dan atap Spandek diprediksi akan semakin mendominasi sektor konstruksi Indonesia dalam dua dekade ke depan. Hal tersebut disampaikan Iswanto, seorang pengusaha material bangunan yang menilai kebutuhan konstruksi modern akan terus meningkat seiring pesatnya pembangunan perumahan dan kawasan industri.
Menurut Iswanto, masyarakat kini mulai beralih dari material konvensional ke baja ringan karena dinilai lebih praktis, tahan lama, dan efisien dalam proses pemasangan.
“Dalam 20 tahun ke depan baja ringan dan spandek akan jadi idola di dunia konstruksi. Selain kuat dan tahan karat, pemasangannya juga lebih cepat dibanding material lama,” ujar Iswanto saat ditemui di Surabaya.
Perkembangan industri konstruksi nasional turut mendorong tingginya permintaan produk baja ringan di berbagai daerah. Banyak produsen mulai menghadirkan inovasi material yang lebih ringan namun tetap memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca dan korosi.
Selain digunakan untuk rangka atap rumah, baja ringan kini mulai banyak diaplikasikan untuk kanopi, gudang, ruko, hingga bangunan komersial modern. Material spandek juga semakin diminati karena memiliki tampilan minimalis dan dinilai cocok untuk konsep bangunan masa kini.
Iswanto menilai perkembangan kota dan pertumbuhan perumahan akan menjadi faktor utama meningkatnya kebutuhan baja ringan di masa depan. Ia juga menyebut generasi muda mulai tertarik membuka usaha distribusi material konstruksi karena peluang pasarnya masih sangat besar.
Sejumlah perusahaan konstruksi di Indonesia saat ini juga terus memperluas produksi atap spandek, hollow, kanal C, hingga bondek untuk memenuhi kebutuhan proyek nasional.
Di sisi lain, masyarakat mulai mempertimbangkan efisiensi biaya dan kecepatan pembangunan dalam memilih material rumah. Penggunaan baja ringan dianggap mampu menghemat waktu pengerjaan sekaligus mengurangi biaya perawatan jangka panjang.
Meski demikian, Iswanto mengingatkan pentingnya memilih produk berkualitas dan sesuai standar agar konstruksi tetap aman dan tahan lama. Ia juga berharap industri baja ringan lokal semakin berkembang sehingga mampu bersaing di pasar internasional.

