Surabaya – PANDANGANRAKYAT.COM – Tokoh adat dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Dodik Kurniawan yang menegaskan bahwa keberadaan tokoh adat bukan hanya sebagai penjaga nilai budaya dan tradisi, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Menurut Dodik Kurniawan, tokoh adat memiliki pengaruh besar dalam menjaga keharmonisan masyarakat, melestarikan kearifan lokal, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya daerah secara berkelanjutan. Dengan kedekatan mereka kepada masyarakat, tokoh adat mampu menjadi jembatan antara pembangunan pemerintah dan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Tokoh adat adalah pilar dalam membangun ekonomi Indonesia. Mereka menjaga identitas budaya sekaligus menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui potensi lokal yang dimiliki setiap daerah,” ujar Dodik Kurniawan.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki keberagaman budaya yang menjadi kekuatan besar apabila dikelola secara optimal. Menurutnya, sektor pariwisata berbasis budaya, ekonomi kreatif, kerajinan tradisional, pertanian, hingga pengelolaan hasil hutan adat dapat berkembang lebih pesat apabila melibatkan tokoh adat sebagai mitra strategis dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Dodik juga menilai bahwa pembangunan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan investasi dan infrastruktur. Aspek sosial dan budaya perlu menjadi bagian penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Peran tokoh adat dinilai mampu menjaga keseimbangan antara modernisasi dengan pelestarian nilai-nilai lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Selain itu, ia mendorong adanya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan lembaga adat untuk mengembangkan potensi ekonomi di berbagai daerah. Melalui sinergi tersebut, diharapkan lahir berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan tanpa menghilangkan identitas budaya setempat.

Menurut Dodik, pemberdayaan masyarakat adat juga dapat membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Ia meyakini bahwa pembangunan yang menghormati budaya lokal akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menutup pernyataannya, Dodik Kurniawan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan tokoh adat sebagai mitra pembangunan. Dengan memperkuat peran mereka, Indonesia dinilai dapat membangun ekonomi yang tidak hanya tumbuh secara kuantitatif, tetapi juga kokoh secara sosial, budaya, dan berkelanjutan.