Lamongan, PANDANGANRAKYAT.COM – Kebakaran menghanguskan tujuh stan di Pasar Agrobis Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Minggu (12/7) malam, dengan kerugian material ditaksir sekitar Rp1 miliar tanpa menimbulkan korban jiwa.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan Rayin mengatakan objek yang terbakar merupakan tujuh stan berukuran masing-masing 3 x 4 meter milik pedagang aneka plastik dan styrofoam, Chaerul Fitrianto. Enam stan di sekitar lokasi juga terdampak akibat kobaran api.

“Proses pemadaman selesai pada pukul 04.30 WIB dan saat ini dalam proses pembasahan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar,” kata Rayin, Senin (13/7).

Ia menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.39 WIB setelah api diketahui muncul sekitar pukul 20.30 WIB. Petugas tiba di lokasi pada pukul 20.45 WIB dan berhasil memadamkan api sepenuhnya pada Senin pukul 04.30 WIB.

Berdasarkan laporan sementara, api pertama kali terlihat dari stan nomor BA-01 yang menjual aneka plastik dan styrofoam. Kobaran api kemudian membesar dan merambat ke bagian depan toko serta bangunan di sekitarnya karena material yang mudah terbakar.

“Untuk penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat yang berwenang,” katanya.

Untuk memadamkan api, Damkar Lamongan mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran dan lima kendaraan penyuplai air dengan melibatkan 68 personel gabungan dari Pos Babat, Lamongan, Ngimbang, Paciran, Bojonegoro, Tuban, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, dan Yonif TP 887/KJM.

Proses penanganan juga mendapat dukungan personel Polres Lamongan, Polsek Babat, Koramil Babat, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Hingga Senin pagi, petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait masih melakukan pembasahan dan pendataan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan serta mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran. ham