Surabaya, PANDANGANRAKYAT.COM – Pemerintah Kota Surabaya, Jatim, melanjutkan pelebaran Jalan Raya Menganti sepanjang 950 meter dari lebar awal sekitar 11 meter menjadi 15 meter sebagai salah satu jalan utama menuju ke Kabupaten Gresik.
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Hidayat Syah, mengatakan tujuan pelebaran jalan tersebut untuk mengurai kemacetan di kawasan Jalan Raya Menganti, Jalan Babatan Unesa, Wiyung dan sekitarnya.
“Pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya fokus pada pelebaran jalan saja, tetapi juga mencakup pembuatan sistem drainase di kawasan ini,” ujarnya, Rabu (22/7).
Ia mengatakan pemkot terlebih dahulu melakukan pembuatan saluran tepi di lahan yang telah dibebaskan yang berfungsi sebagai sistem drainase atau tempat pembuangan air ke sungai tengah Jalan Raya Menganti.
“Jadi, yang dikerjakan saluran tepinya dahulu, karena kalau nggak ada saluran tepinya, agak susah. Misal terjadi apa-apa, nanti buang airnya ke mana,” kata Hidayat.
Pihaknya juga melakukan pemindahan jaringan utilitas listrik ke sisi selatan jalan. Jaringan utilitas listrik yang sebelumnya digunakan permukiman penduduk di kawasan itu digeser ke arah selatan.
“Sebelum dilakukan pemindahan jaringan utilitas, DSDABM telah berkoordinasi dengan PLN untuk proses pemindahannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tujuan pemindahan jaringan utilitas itu agar DSDABM bisa segera memulai penggalian tanah hingga pemasangan corrugated concrete sheet pile (CCSP) atau tiang pancang beton pada bagian sungai tengah dan badan jalan tersebut nantinya.
“Juga ada pemindahan utilitas PLN, sekarang ini posisinya lagi menggeser tiangnya. Jadi, pasang tiang baru dan menggeser kabel, juga trafo. Kalau itu sudah selesai, kita mulai menggali (tanah) yang di tengah itu,” tuturnya.
Hidayat menerangkan total jalan yang akan dikerjakan pemkot panjangnya sekitar 1.900 meter. Namun, proyek yang mulai dikerjakan pada tahun ini panjangnya sekitar 950 meter, mulai dari area masjid Al Hidayah hingga Puskesmas Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri.
Sedangkan, 950 meter sisanya, mulai dari Puskesmas Lidah Kulon sampai Asrama Polisi (Aspol) Bangkingan, baru akan dikerjakan pada tahun berikutnya.
“Targetnya (dikerjakan) tahun ini, karena lahannya sudah selesai. Yang tahun depan masih menunggu pembebasan lahan,” ujarnya. ham

