Jakarta, PANDANGANRAKYAT.COM – Prabowo Subianto Presiden mengungkapkan telah menerima laporan bahwa pendapatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) meningkat sekitar 400 persen dalam setahun masa operasionalnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa angka tersebut masih harus melalui proses pemeriksaan dan audit lebih lanjut.

“Saya dapat laporan bahwa revenue, penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen kurang lebih. Ini terus harus kita audit, terus harus kita cek,” kata Prabowo Subianto Presiden dalam peluncuran 10 buku karya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Menurut Prabowo, sekalipun hasil pemeriksaan nantinya menunjukkan angka peningkatan tidak mencapai 400 persen, pertumbuhan di kisaran 200 hingga 300 persen tetap dinilai sebagai capaian yang signifikan dalam setahun beroperasi.

Hingga saat ini, BPI Danantara belum menerbitkan laporan keuangan konsolidasi Tahun Buku 2025, meski sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada dalam ekosistem Danantara telah lebih dulu menyelesaikan laporan keuangan masing-masing.

Sebelumnya, Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara, menyampaikan bahwa laporan keuangan konsolidasi Danantara ditargetkan rampung dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan.

Dony Oskaria menjelaskan bahwa proses penyusunan laporan tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar, mengingat Danantara harus melakukan konsolidasi laporan keuangan lebih dari 1.000 perusahaan, termasuk proses eliminasi transaksi antarbadan usaha yang cukup kompleks.

Ia memastikan bahwa laporan keuangan Danantara yang nantinya akan dipublikasikan telah melalui proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dony Oskaria menyebut, laporan keuangan tersebut saat ini masih berada pada tahap praaudit, sementara Danantara juga turut melibatkan konsultan keuangan untuk menyusun struktur akun, agar laporan konsolidasi yang dihasilkan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

Dony Oskaria optimistis bahwa proses penyusunan laporan keuangan ke depannya akan berlangsung lebih cepat pada tahun-tahun berikutnya, seiring terbentuknya pola konsolidasi dan eliminasi transaksi antar-BUMN yang lebih matang. ham