Pandanganrakyat.com – Tradisi tahunan Pasar Bandeng di Kabupaten Gresik kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak budaya sekaligus ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah menilai kegiatan ini tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa Pasar Bandeng merupakan tradisi lintas generasi yang terus dilestarikan. Menurutnya, berbagai rangkaian kegiatan seperti Rebo Wekasan, Malam Selawe, hingga Festival Bandeng Kawak menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya lokal.
Ia menyebut, selain bernilai budaya, kegiatan tersebut juga memberikan efek berantai (multiplier effect) bagi sektor ekonomi dan sosial masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil dan petani tambak.
Pemerintah Kabupaten Gresik juga terus mendorong peningkatan produktivitas sektor perikanan, khususnya budidaya bandeng yang menjadi komoditas unggulan daerah. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah penyaluran pupuk bersubsidi sebanyak 9.825 ton, terdiri dari urea, SP-36, dan pupuk organik dengan harga jauh di bawah pasaran.
Dalam gelaran Pasar Bandeng yang berlangsung di kawasan Bandar Grissee pada 16 Maret 2026, tercatat capaian baru melalui kontes bandeng kawak. Seekor bandeng dengan bobot 19 kilogram milik Syaifullah Mahdi dari Desa Pangkahwetan berhasil menjadi juara sekaligus memecahkan rekor.
Bandeng tersebut memiliki panjang 114 sentimeter dan dibudidayakan selama 17 hingga 18 tahun. Dalam proses lelang, ikan tersebut terjual dengan nilai fantastis mencapai Rp50 juta dan dibeli oleh Petrokimia Gresik.
Sekretaris Daerah Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, menyampaikan bahwa Pasar Bandeng telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTBI) pada tahun 2025. Penetapan ini memperkuat posisi tradisi tersebut sebagai bagian penting dari sejarah dan identitas daerah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan kontes dan lelang bandeng tidak hanya bertujuan melestarikan budaya, tetapi juga memacu para petani tambak untuk menghasilkan bandeng berkualitas tinggi.
Selain perlombaan, rangkaian Pasar Bandeng juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan sosial, pertunjukan seni tradisional, serta pembagian 2.000 porsi olahan bandeng gratis kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap tradisi Pasar Bandeng dapat terus berkembang sebagai ikon budaya sekaligus pendorong ekonomi lokal di Kabupaten Gresik.
Ikuti Kami