Madiun, PANDANGANRAKYAT.COM – Pemkab Madiun, Jawa Timur memperluas pemasaran produk pelaku UMKM setempat dengan menggandeng jaringan ritel modern sebagai upaya membuka peluang dan meningkatkan kelas produk lokal.
Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi mengatakan ritel modern yang digandeng menjadi mitra Pemkab Madiun di antaranya adalah PT Alfa Trijaya.
“Melalui kemitraan tersebut, produk lokal Kabupaten Madiun yang memenuhi standar kualitas dan kontinuitas produksi, berkesempatan dipasarkan ke seluruh jaringan ritel di Indonesia,” ujar Wabub Purnomo Hadi dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas UMKM menuju Kemitraan dengan Usaha Besar di Madiun, Selasa (30/6).
Menurutnya, ke depan seluruh supermarket dan minimarket di wilayah Kabupaten Madiun wajib berkolaborasi dan bersinergisitas menampung produk-produk UMKM setempat.
“Jadi nanti produk UMKM di Kabupaten Madiun diharapkan dapat dijual di gerai-gerai Alfamart di seluruh Indonesia dengan kualitas dengan kontinuitas produksi. Monggo ini tantangan, UMKM harus siap. Artinya kolaborasi siap, ritel siap membantunya,” kata dia.
Dalam memaksimalkan program tersebut, Pemkab Madiun melibatkan seluruh camat dan perangkat daerah terkait. Langkah strategis diwujudkan dengan melakukan pemetaan potensi produk unggulan di tiap desa dan kecamatan.
“Selain itu juga dilakukan pembahasan berkala agar tindak lanjut kerja sama dapat berjalan lebih cepat dan maksimal,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, para pelaku UMKM yang hadir juga membawa sampel produk mereka untuk diverifikasi oleh pihak perusahaan ritel dan dinas terkait guna memastikan kelayakan pasar.
Wabup meminta para pelaku UMKM agar tidak takut bersaing, karena pemerintah berkomitmen penuh terus memberikan solusi dan intervensi guna kemajuan produk lokal.
Jumlah UMKM di Kabupaten Madiun mencapai lebih dari 15.000 unit usaha yang tersebar di belasan kecamatan dengan konsentrasi UMKM paling masif terdapat di Kecamatan Dolopo, yang menyumbang sekitar 9.470 unit usaha. ham

