Mojokerto, PANDANGANRAKYAT.COM – Ledakan hebat yang disusul kebakaran di SPPG Mojokerto Puri Medali, melukai 5 orang. Sumber ledakan diduga dari persediaan gas elpiji di dapur MBG tersebut.

Satpam SPPG Mojokerto Puri Medali, Bagianto (62) menjelaskan, sebelum terjadi ledakan, 3 orang teknisi gas dari PT Energi Alam Utama melakukan perbaikan di depan ruang pemorsian. Sebab di situlah tempat persediaan gas elpiji untuk dapur MBG ini.

Salah satu teknisi yaitu Edi Suyanto (55), warga Dusun Kalijaring, Desa Mikirip, Jetis, Mojokerto. Edi merupakan pemilik PT Energi Alam Utama.

“Kemarin habis diisi, mungkin ada kendala gasnya tidak keluar sehingga diperbaiki,” jelasnya kepada wartawan di SPPG Mojokerto Puri Medali, Dusun/Desa Medali, Puri, Mojokerto, Jumat (14/8/2026).

Ketika 3 teknisi melakukan perbaikan pada Kamis (13/8) sekitar pukul 21.00 WIB, tiba-tiba saja terjadi ledakan hebat. Kerasnya satu ledakan juga mengagetkan Bagianto yang saat itu di dalam kantor SPPG.

“Cuma sebelum ledakan saya dengar suara ngewes dulu (semacam suara gas elpiji bocor), lumayan besar, terus meledak itu tadi,” terang satpam asal Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Magersari, Kota Mojokerto ini.

Perbaikan instalasi gas elpiji rupanya juga diketahui para pegawai SPPG Mojokerto Puri Medali. 9 relawan itu sibuk bekerja sejak pukul 19.30 WIB melakukan tahap persiapan. Terdiri dari 8 relawan perempuan dan 1 office boy.

“Kami sudah bekerja. Ada yang datang memperbaiki elpiji, mengisi elpiji, lalu meledak. Saya posisi di gudang,” ungkap Azizah, relawan SPPG Mojokerto Puri Medali.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin belum bisa memastikan penyebab ledakan di SPPG Mojokerto Puri Medali.

“Mungkin nanti rekan-rekan kepolisian yang akan menyelidiki penyebabnya. Kami hanya fokus ke evakuasi korban dan pemadaman api,” tandasnya. ham